PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS PALANGKA RAYA

Ringkasan Pengetahuan Faktual dan Konseptual 4


  1. Larutan encer menghantarkan listrik jika zat terlarutnya adalah elektrolit. Jika zat terlarutnya adalah nonelektrolit, maka larutannya tidak menghantarkan listrik.
  2. Tiga kategori utama dari reaksi kimia yang terjadi di larutan dalam air adalah reaksi presipitasi, reaksi asam-basa, dan reaksi reduksi oksidasi.
  3. Dari aturan umum tentang kelarutan senyawa ion, kita dapat memprediksi apakah endapan akan terbentuk dalam suatu reaksi.
  4. Asam Arrhenius terionisasi dalam air menghasilkan ion H⁺, dan basa Arrhenius terionisasi dalam air untuk menghasilkan ion OH⁻. Asam Brønsted menyumbangkan proton, dan basa Brønsted menerima proton.
  5. Reaksi asam kuat dan basa kuat disebut reaksi netralisasi.
  6. Dalam reaksi redoks, oksidasi dan reduksi selalu terjadi secara bersamaan. Oksidasi ditandai dengan lepasnya elektron, reduksi ditandai penerimaan elektron.
  7. Bilangan oksidasi membantu kita melacak distribusi muatan dan dikenakan pada semua atom dalam suatu senyawa atau ion sesuai dengan aturan tertentu. Oksidasi dapat didefinisikan sebagai peningkatan bilangan oksidasi; reduksi dapat didefinisikan sebagai penurunan bilangan oksidasi.
  8. Banyak reaksi redoks dapat disubklasifikasi sebagai reaksi pembentukan, penguraian, pembakaran, perpindahan (substitusi), atau reaksi disproporsionasi.
  9. Konsentrasi larutan adalah jumlah zat terlarut yang ada dalam jumlah larutan yang diberikan. Molaritas menyatakan konsentrasi sebagai jumlah mol zat terlarut dalam 1 L larutan.
  10. Menambahkan pelarut ke dalam larutan, suatu proses yang dikenal sebagai pengenceran, menurunkan konsentrasi (molaritas) larutan tanpa mengubah jumlah mol zat terlarut yang ada dalam larutan.
  11. Analisis gravimetri adalah teknik untuk menentukan identitas suatu senyawa dan / atau konsentrasi larutan dengan mengukur massa. Eksperimen gravimetri sering melibatkan reaksi presipitasi.
  12. Dalam titrasi asam-basa, konsentrasi larutan yang diketahui (katakanlah, basa) ditambahkan secara bertahap pada larutan yang konsentrasi belum diketahui (katakanlah, asam) dengan tujuan menentukan konsentrasi larutan yang belum diketahui. Titik di mana reaksi dalam titrasi selesai, seperti yang ditunjukkan oleh perubahan warna indikator, disebut titik ekivalen.
  13. Titrasi redoks mirip dengan titrasi asam-basa. Titik di mana reaksi reduksi oksidasi selesai disebut titik ekivalen.

Share:

No comments:

Post a Comment

Total Dilihat

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Postingan Terbaru

Cari Dengan Kata

Ikuti Dengan Email

Web Design By
Fp Comp

Pengikut