Friday, September 14, 2018

3. Stoikiometri



Capaian Pembelajaran

Mahasiswa memahami konsep penting:
  • Stoikiometri yang dimulai dengan mempelajari massa atom dan didasarkan pada skala isotop karbon-12. Satu atom dari isotop karbon-12 memberikan massa tepat 12 satuan massa atom (sma). Bekerja dengan skala gram akan lebih nyaman dan menggunakan massa molar. 
  • Massa molar atom karbon-12 adalah tepat 12 gram dan mengandung jumlah atom  sebanyak 6,022 x 1023 disebut bilangan Avogadro. Massa molar dari unsur-unsur lain juga dinyatakan dalam gram dan mengandung jumlah atom yang sama. Massa molar satu molekul adalah jumlah dari massa molar atom-atom penyusunnya (3.1 dan 3.2)
  • Massa atom yang mengarah ke massa molekul dan merupakan jumlah massa atom konstituen yang ada. Mempelajari bahwa cara paling langsung untuk menentukan massa atom dan molekul adalah dengan menggunakan spektrometer massa. (3.3 dan 3.4)
  • Molekul dan senyawa ionik. Belajar tentang bagaimana menghitung komposisi persen unsur berdasarkan rumus kimianya. (3.5)
  • Rumus empiris dan rumus molekul dari suatu senyawa ditentukan berdasarkan eksperimen. (3.6)
  • Menulis persamaan kimia yang merupakan cara efektif untuk menampilkan hasil reaksi kimia dan menggunakan rumus-rumus kimia untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi. Persamaan kimia harus disetarakan agar diperoleh jumlah dan jenis atom yang sama untuk reaktan (bahan awal) dan produk (zat yang terbentuk pada akhir reaksi). (3.7)
  • Berdasarkan pengetahuan tentang persamaan kimia, selanjutnya mempelajari hubungan massa dalam reaksi kimia. Persamaan kimia memungkinkan mahasiswa memprediksi jumlah produk yang terbentuk yang disebut hasil (yield), berdasarkan jika diketahui jumlah reaktan yang digunakan. Informasi ini sangatlah penting untuk reaksi yang dilakukan di laboratorium atau pada skala industri. Menunjukkan bahwa hasil reaksi tergantung pada jumlah pereaksi pembatas (reaktan yang digunakan pertama kali). (3.8 dan 3.9)
  • Hasil reaksi. Dalam praktikum, hasil reaksi sebenarnya (hasil pengukuran) hampir selalu lebih kecil dari pada hasil yang diprediksi (hasil teoritis), karena berbagai masalah. (3.10) 
Dalam mempelajari stoikiometri perlu mempertimbangkan massa atom dan massa molekul dan peristiwa ketika perubahan kimia terjadi. Panduan untuk diskusi stoikiometri adalah hukum kekekalan massa.

0 comments:

Post a Comment