Thursday, May 3, 2018

Bab 2 Atom, Molekul dan Ion

Gambar berwarna mengilustrasikan pancaran radioaktif radium (Ra). Model menunjukkan inti radium yang meluruh menghasilkan unsur radioaktif radon (Rn) dan partikel alfa. Partikel alfa memiliki dua proton dan dua neutron. Studi radioaktivitas telah membantu memajukan pengetahuan para ilmuwan tentang struktur atom.

Topik Bab 2:

  • Mahasiswa belajar dari perspektif sejarah dalam pencarian satuan dasar penyusun materi. Dasar teori atom modern diletakkan oleh John Dalton pada abad kesembilan belas, yang mendalilkan bahwa unsur-unsur terdiri dari partikel yang sangat kecil, yang disebut atom. Semua atom dari suatu unsur yang sama adalah identik, tetapi berbeda antara atom suatu unsur dengan atom unsur lainnya. (2.1)
  • Mahasiswa perlu mencatat bahwa melalui eksperimen para ilmuwan telah belajar dan menyatakan bahwa atom terdiri dari tiga partikel dasar, yaitu: proton, elektron, dan neutron. Proton memiliki muatan positif, elektron memiliki muatan negatif, dan neutron tidak memiliki muatan. Proton dan neutron terletak di wilayah kecil di pusat atom, yang disebut inti (nukleus), sementara elektron tersebar di sekitar inti di beberapa jarak jauhnya dari inti atom. (2.2)
  • Mahasiswa belajar cara-cara berikut untuk mengidentifikasi atom. Nomor atom adalah jumlah proton dalam inti atom. Atom unsur yang berbeda memiliki nomor atom yang berbeda. Isotop adalah atom dari unsur yang sama yang memiliki jumlah neutron yang berbeda. Jumlah massa adalah jumlah dari proton dan neutron dalam inti atom. Karena atom adalah netral secara listrik, maka jumlah proton harus sama dengan jumlah elektron di dalam atom. (2.3)
  • Selanjutnya mahasiswa akan mempelajari bagaimana unsur-unsur dapat dikelompokkan bersama menurut sifat kimia dan sifat fisikanya dalam tabel yang disebut tabel periodik. Tabel periodik memungkinkan mahasiswa untuk mengklasifikasikan unsur-unsur (seperti logam, metaloid, dan non logam) serta menghubungkan sifat-sifatnya dengan cara yang sistematis. (2.4)
  • Mahasiswa akan mempelajari bahwa atom dari sebagian besar unsur berinteraksi membentuk senyawa, yang diklasifikasikan sebagai senyawa molekul atau senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). (2.5)
  • Mahasiswa akan belajar menggunakan rumus kimia (rumus molekul dan rumus empiris) untuk merepresentasikan senyawa molekul dan senyawa ionik serta model untuk merepresentasikan molekul. (2.6)
  • Mahasiswa mempelajari seperangkat aturan yang membantu dalam memberi nama senyawa anorganik. (2.7)
  • Pada akhir bab 2, mahasiswa secara singkat menjelajahi dunia organik yang akan dipelajari lagi di bab selanjutnya. (2.8)

Sejak zaman dahulu manusia telah memikirkan sifat materi. Gagasan modern tentang struktur materi mulai terbentuk pada awal abad kesembilan belas dengan munculnya teori atom Dalton. Sekarang diketahui bahwa semua materi tersusun dari atom, molekul, dan ion. Semua pelajaran kimia akan selalu berkaitan dengan salah satu atau ketiganya dari atom, molekul dan ion.


0 comments:

Post a Comment