Website ini dikembangkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Palangka Raya untuk meningkatkan akses pembelajaran digital yang dapat digunakan oleh siswa dan mahasiswa. Materi yang disajikan adalah prinsip-prinsip dan konsep-konsep kimia dasar yang perlu dipelajari oleh siswa dan mahasiswa untuk menjelajah ilmu kimia. Materi yang disajikan merupakan kontribsusi dari buku-buku kimia yang populer diantaranya yang ditulis oleh Raymond Chang, Peter Atkins, Yashito Takeuchi.

12.7 Sifat Koligatif Larutan Elektrolit

Studi tentang sifat koligatif elektrolit memerlukan pendekatan yang sedikit berbeda dari yang digunakan untuk sifat koligatif nonelektrolit. Alasannya adalah bahwa elektrolit terdisosiasi menjadi ion dalam larutan, sehingga satu unit senyawa elektrolit berpisah menjadi dua atau lebih partikel ketika larut. (Ingat, itu adalah jumlah total partikel terlarut yang menentukan sifat koligatif suatu larutan.) Sebagai contoh, setiap unit NaCl berdisosiasi menjadi dua ion— Na1 dan Cl2. Dengan demikian, sifat koligatif dari larutan NaCl 0,1 m harus dua kali lebih besar dari pada larutan 0,1 m yang mengandung nonelektrolit, seperti sukrosa. Demikian pula, kita akan mengharapkan larutan CaCl2 0,1 m untuk menekan titik beku tiga kali lipat dari larutan sukrosa 0,1 m karena setiap CaCl2 menghasilkan tiga ion. Untuk menjelaskan efek ini, kami mendefinisikan kuantitas yang disebut faktor van't Hoff given, yang diberikan oleh
Share:

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Total Dilihat

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Postingan Terbaru

Cari Dengan Kata

Ikuti Dengan Email

Web Design By
Fp Comp

Pengikut